Intense Debate Comments

This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Minggu, 10 April 2011

Rahasia Rumus 90:10 Dalam Takdir


Suatu hari Anda sarapan bersama di rumah.
Anak perempuan anda tiba-tiba tanpa sengaja menumpahkan kopi sehingga baju seragam anda kotor.
Anda lepas kendali, memaki-maki anak Anda sehingga dia menangis. Kemarahan anda merembet kepada pembantu karena menaruh cangkir kopi terlalu dekat ke anak Anda.

Akhirnya terjadi debat kusir dengan pasangan anda.
Dengan rasa jengkel, anda tinggalkan meja untuk ganti seragam.
Selesai ganti pakaian, anda melihat anak anda masih menangis dan bersiap untuk pergi sekolah tanpa menyelesaikan sarapannya. Tapi dia sudah ditinggalkan mobil jemputan.

Anda bergegas ke mobil dan berteriak kepada anak anda untuk segera naik mobil. Anda terpaksa mengantarnya ke sekolah. Kemudian anda ngebut karena terlambat.
Sialnya waktu memotong jalan, anda dihentikan polisi dan terpaksa damai ! dengan memberikan imbalan Rp.50.000,-.

Sampai di sekolah, anak anda langsung lari dari mobil tanpa mengucapkan sepatah kata-kata.
Setelah berjuang keras, akhirnya anda tiba dikantor terlambat 20 menit.

Pada saat itu, anda baru sadar bahwa anda lupa membawa tas kerja anda. Anda memulai hari itu dengan kejadian yang menjengkelkan.
Ketika waktu berlanjut, semua keadaan seolah-olah berubah menjadi semakin kacau.

Sore hari, anda pulang kerumah dengan lesu. Disambut suasana "dingin" dari pasangan, anak dan pembantu anda.
Semua itu terjadi karena reaksi atau respon yang anda lakukan di pagi hari.
Mungkin kita pernah mengalami kejadian serupa. Kesialan diikuti berbagai kesialan lainnya.

Hal-hal yang tidak menyenangkan datang silih berganti. Hal itu bisa berupa stress, rasa kurang bahagia dan kemarahan yang mengakibatkan putus hubungan persahabata! n, dijauhi teman, menyebalkan dan kadang sangat menyakitkan.

Coba cermati contoh kasus tersebut.

Mengapa anda mengalami hari-hari yang menyebalkan?
a. Apakah karena kopi tumpah di baju seragam anda?
b. Apakah karena anak anda yang menyebabkannya?
c. Ataukah karena Pak Polisi yang menilang anda?
d. Atau akibat perilaku anda sendiri?

Jawabannya adalah : Sesungguhnya anda bisa mengendalikan reaksi anda pada kejadian tersebut. Hanya reaksi spontan anda, yang mengakibatkan semua itu terjadi. 

Anda bisa merubah situasi menyebalkan itu menjadi lebih menyenangkan dengan menerapkan rumus 90: 10. Artinya, 10% dari kehidupan kita berupa "takdir" yang harus diterima, dan 90% lainnya, disebabkan oleh reaksi anda terhadap berbagai tekanan dan kejadian yang menimpa Anda. Kita tidak bisa mengendalikan 10% faktor takdir. Anak tidak sengaja menumpahkan kopi, mobil mogok. Jadwal penerbangan terlambat sehingga seluruh rencana kerja menjadi kacau, dan terjebak dalam kemacetan lalu lintas. Ini realita yang tidak bisa dikontrol. Berbeda dengan aspek 90% sisanya.

Anda bisa mengendalikan dan mengatur reaksi atau respon yang akan anda lakukan terhadap kejadian yang menimpa anda. Jangan biarkan berbagai kejadian itu mengatur anda. Anda pasti bisa mengendalikan bagaimana reaksi atau respon terbaik yang harus anda lakukan.

Berikut, contoh yang seharusnya anda lakukan. Kopi menumpahi seragam anda.
Anak anda kaget bahkan terlihat akan menangis. Anda bisa berkata, "Nak, tidak apa-apa cuma basah. Lain kali, berhati-hati kalau sarapan." Anda segera ke kamar dan mengganti baju seragam. Waktu anda kembali anda lihat anak anda sudah selesai sarapan dan segera lari ke depan!, menuju mobil jemputan sambil melambaikan tangan kepada anda. Anda, anda masih bisa baca koran dan bercengkerama sebentar sebelum anda siap pergi ke kantor. Anda tiba di kantor 5 menit sebelum jam kerja, dengan gembira. Anda menyapa semua rekan dan anak buah anda di sepanjang jalan menuju kamar kerja. Anda mendapat pujian bos dan bawahan yang mengamati gerak gerik anda. Hari ini sungguh menyenangkan.

Amati apa perbedaan yang terjadi diantara dua skenario di atas. Semua dimulai dengan kejadian yang sama, kopi tumpah (aspek 10%) yang tidak bisa anda cegah. Namun hasilnya jauh berbeda, karena cara anda (aspek 90% ) kejadian tersebut berbeda. Jangan bereaksi negatif terhadap suatu kejadian yang tidak menyenangkan.

Berikan reaksi yang positif, dan yakinkan bahwa hal itu tidak akan merusak hari-hari anda selanjutnya.
Namun, apabila anda memberikan reaksi atau respon yang salah, maka pasti akan berdampak buruk bagi anda selanjutnya.

Apa reaksi anda bila terjebak kemacetan lalu-lintas?
Apakah membunyikan klakson mobil sekeras-kerasnya.
Apakah dengan berlaku seperti itu kejadian akan membaik?
Apakah detak jantung anda menjadi normal atau sebaliknya?
Apakah orang lain peduli bila akhirnya anda terlambat tiba di kantor 10-20 menit? Mengapa anda membiarkan kejadian tersebut merusak seluruh hari anda? Ingat rumus 90 :10.

Rahasia manfaat penerapan rumus 90 : 10 dalam kehidupan sehari-hari itu sungguh luar biasa. Namun, sedikit diantara kita yang memahaminya, sehingga jutaan orang menderita stress dan berbagai macam masalah pribadi.

Diambil dari Majalah Lentera - tulisan dari mantan Senior Management Trainer,
Dandan Riskomar.

SIKLUS RASA TAKUT DALAM DIRI


Inilah siklus rasa takut dalam diri manusia

TAKUT => TIDAK MAU MENCOBA => TIDAK PUNYA PENGALAMAN => TIDAK PUNYA KEMAMPUAN => TAKUT

Biasanya saat kita akan mulai sesuatu atau disuruh sesuatu, kita SUDAH TAKUT DULUAN dan bilang g bisa. Dan TIDAK PERNAH MAU MENCOBA. Nah dari situlah kita tidak pernah melakukan sesuatu yang baru,yang kita anggap g bisa.

Setelah kita tidak melakukan sesuatu, maka kita tidak akan mendapatkan pengalaman dari sesuatu tersebut. Padahal kita sering bilang,kalo pengalaman itu guru terbaik.

Dan ketika kita tidak mempunyai pengalaman, maka kita tidak akan punya kemampuan,Dan saat kita tidak punya kemampuan, MAKA KITA AKAN MERASA TAKUT,Dan terus seperti itu.

DAN SEKARANG, SAATNYA KITA KELUAR DARI SIKLUS ITU!!!! MARI BERGERAK!!!!
ACTION,ACTION,& ACTION!!
JANGAN TAKUT SALAH,DAN MARI BELAJAR DARI KESALAHAN.

Tidak ada manusia yang di lahirkan BERANI, hidup ini adalah proses memberanikan diri. 

AKAN SELALU ADA TEMPAT BERPIJAK,,JIKA TIDAK?? AKAN ADA YG MENGAJARI ANDA TERBANG"


sumber: kaskus.us

Kamis, 10 Maret 2011

Futur, Penyebab dan Obatnya.

Seorang penuntut ilmu tidak boleh futur dalam usahanya untuk memperoleh dan mengamalkan ilmu. Futur yaitu rasa malas, enggan, lamban dan tidak semangat, padahal sebelumnya ia rajin, bersungguh-sungguh dan penuh semangat.

Futur adalah satu penyakit yang sering menyerang sebagian ahli ibadah, para da'i dan penuntut ilmu. Sehingga menjadi lemah dan malas, bahkan terkadang berhenti sama sekali dari melakukan aktivitas kebaikan, misalnya futur dalam menuntut ilmu syar'i, futur dalam aktivitas dakwah, futur dalam beribadah kepada Allah dan lainnya.

Orang yang terkena penyakit futur ini ada 3 golongan:

   1. Golongan yang berhenti sama sekali dari aktivitasnya dengan sebab futur, dan golongan ini banyak sekali.
   2. Golongan yang terus dalam kemalasan dan patah semangat, namun tidak sampai berhenti sama sekali dari aktivitasnya, dan golongan ini lebih banyak lagi.
   3. Golongan yang kembali pada keadaan semula, dan golongan ini sangat sedikit.

Futur memiliki banyak dan bermacam-macam sebab. Apabila seorang muslim  selamat dari sebagiannya, maka sedikit sekali kemungkinan selamat dari yang lainnya. Sebab-sebab ini sebagiannya ada  yang bersifat umum dan ada yang bersifat khusus.

Diantara sebab-sebab futur:

   1. Hilangnya keikhlasan
   2. Lemah dalam menuntut ilmu syar'i
   3. Ketergantungan hati kepada dunia dan melupakan akhirat
   4. Fitnah(cobaan) berupa istri, anak dan harta
   5. Hidup di tengah masyarakat yang rusak.
   6. Berteman dengan orang-orang yang memiliki keinginan yang lemah dan cita-cita duniawi
   7. Melakukan dosa dan maksiat serta memakan barang-barang yang haram
   8. Tidak mempunyai tujuan yang jelas (baik dalam menuntut ilmu maupun berdakwah)
   9. Lemahnya iman
  10. Menyendiri (tidak mau bergaul dengan komunitas yang baik)
  11. Lemahnya pendidikan

Futur adalah penyakit yang sangat ganas, namun tidaklah Allah menurunkan penyakit melainkan Dia pun menurunkan obatnya. Akan mengetahui orang-orang yang mau mengetahuinya, dan tidak akan mengetahui orang-orang yang enggan mengetahuinya.

Diantara obat penyakit futur adalah:

   1. Memperbaharui keimanan. Yaitu dengan mentauhidkan Allah dan memohon kepada-Nya agar ditambah keimanan, serta memperbanyak ibadah, menjaga shalat wajib yang lima waktu dengan berjamaah di masjid, mengerjakan shalat-shalat sunnah rawatib, melakukan shalat tahajjud dan witir. Begitu juga dengan bersedekah, silaturahmi, berbakti kepada kedua orang tua, dan lain-lain dari amal-amal ketaatan.
   2. Merasa selalu diawasi Allah ta'ala dan banyak berdzikir kepada-Nya
   3. Ikhlas dan bertakwa
   4. Mensucikan hati (dari kotoran syirik, bid'ah dan kemaksiatan)
   5. Menuntut ilmu, tekun menghadiri pelajaran, majelis taklim, muhadharah ilmiyyah dan dauroh-dauoroh syar'iyyah.
   6. Mengatur waktu dan mengintrospeksi diri
   7. Mencari teman yang baik (shalih)
   8. Memperbanyak mengingat kematian dan takut terhadap su'ul khatimah (akhir kehidupan yang jelek)
   9. Sabar dan belajar untuk sabar
  10. Berdoa dan memohon pertolongan Allah

Sumber: Menuntut Ilmu, Jalan Menuju Sorga karya Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Cinta Ditolak, Doa Bertindak

Bismillahirrahmanirrahim..

Lagi-lagi tentang cinta,tapi ini lah bahasan menarik yang selalu di cari para sahabat. Entah itu motivasi atau hal-hal terkait dalam masalah ini. tapi mari kita lihat cinta dari sudut pandang yang berbeda.

Sudah bukan rahasia lagi ketika cinta di tolak maka pemilik cinta akan merasakan patah hati yang berjuta rasanya. Entah itu ketika di tolak untuk ta’aruf bahkan ketika di tolak. Tapi kalo di tolak karna di tolak buat pacaran,itu lebih baik dari pada mendekati zina nantinya.



Prinsip orang jahil,bila cinta di tolak dukun bertindak.. Naudzubillah..yang kayak gini harus di basmi. Padahal kata Rasulullah bila kita mendatangi dukun, sholat kita bisa gak di trima selama 40 hari,ini bagi yang sholat bagi yang jarang sholat bisa lebih parah lagi.
“Barangsiapa mendatangi peramal atau dukun lalu bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka tidak diterima shalatnya selama 40 hari”.( Hr Muslim dan Ahmad )
“Barangsiapa mendatangi dukun lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir dengan apa yang diturunkan kepada Muhammad” ( Hr Tirmidzi )
Tapi berbeda bila seorang muslim yang beriman kepada Allah. Dia tak akan mungkin meminta sesuatu selain padaNya. Apalagi masalah cinta yang di tolak,masih ada cinta yang tak pernah di tolak yaitu cinta kita pada Allah Azza Wa Jalla.

Memang benar ketika cinta di tolak akan timbul rasa sakit hati atau sakit-sakit yang lain,tak terkecuali ikhwan atau akhwat. Pun ketika seorang laki-laki mengutarakan maksud hati untuk melamar,itu berat. Begitupun saat seorang wanita akan menjawab keputusannya,itu juga hal yang berat. Jadi sebenarnya sama-sama berat. Jadi ketika seseorang di tolak itu adalah sebuah resiko saat kita berani menyatakan keinginan kita. Keberanian itu pun sudah memberikan nilai tersendiri di hati.

Tak ada cara lain ketika hati ini meminta obat, maka obatnya hanya mendatangiNya, mendatangi Allah. Karna Dia lah tempat mengadu yang paling mengerti tentang apa yang kita butuhkan bukan selalu apa yang kita minta. Dia pasti lebih tau siapa jodoh kita yang sebenarnya.

Meskipun cinta di tolak,mendingan doa yang bertindak. Bukan doa yang macam-macam,atau doa yang lagi trend sekarang. Misal, bila dia bukan jodohku maka jadikanlah dia jodohku. Lho doa kok maksa,kalo kita di paksa kan juga gak mau,masa mau memaksakan kehendak kita sama Allah.

Doa kan lah yang baik,buat diri kita maupun doa buat orang yang telah menolak kita. Bila kita mau dan mampu untuk paham apa yang sudah di rancang Allah untuk kita,maka sakit hati itu akan segera sirna.

Doa yang baik akan membawa kita pada kebaikan pula. Misal kita berdoa, Yaa Robb,temukanlah dia dengan jodoh yang sholeh. Dengan doa yang seperti itu tak menutup kemungkinan jodoh kita adalah seorang sholeh/sholehah.
Dari Abu Ad-Darda’ dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)
So sahabat..Patah hati memang hal yang wajar,yang tidak wajar adalah ketika kita patah hati secara berlebihan. Allah sudah punya rencana tersendiri untuk kita.

Cinta di tolak, bukan berarti kita putus asa. Cinta di tolak, bukan berarti hari esok tak ada lagi. Cinta di tolak, Allah akan tetap dan selalu menerima cintamu.

Ku Ingin Mencintaimu Karena Agamamu, Bila Agamamu Hilang Atas Dirimu Maka Hilang Jua lah Cintaku..

Wallahu’alam bi Shawwab.



Sumber : www.bukanmuslimahbiasa.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More