Intense Debate Comments

Kamis, 21 April 2011

Kegelisahan Hati

Wahai hati yang sedang gelisah, apakah yang sedang kau gelisahkan?

Bila engkau belum tau pasti apa yang menggelisahkanmu, bagaimana mungkin engkau merasa gelisah?

Sebetulnya, apakah yang sedang kau gelisahkan?

Ketahuilah bahwa penderitaan yang paling menyiksamu, adalah penderitaan yang tidak pernah datang, tetapi yang kau ijinkan kembali tumbuh dalam ke khawatiran2-mu.

Bila kekurangan yang kau rasakan, mengalahkan nilai dari keberuntungan yang telah ada padamu, maka kegelisahan itu adalah candu bagi pikiranmu.

Kegelisahan yang mencanduimu itu berawal dari sifat2 sarang laba2 dalam angan2-mu yang kemudian kau jadikan menguat, menajam, & mengiris permukaan hatimu yang peka.

Kegelisahanmu akan memotong & melubangi hatimu, yang kemudian mengalirkan kecerdasan & ketahanan hatimu ke parit2 penyia2-an sari kehidupan.

Maka selamatkanlah kecerdasanmu, lindungilah kecemerlangan hati & pikiranmu & menagkanlah sari2 kehidupan dalam dirimu.

Karena sebetulnya, bila engkau mengerti kegelisahan adalah mabuknya orang yang sedang berada di depan penawaran2 besar bagi kemungkinan2 yang bisa ia capai sebagai pribadi yang mandiri.

Siapakah diantaramu yang tidak akan tegang & gelisah menantikan terbukanya tabir penutup hadiah besar bagimu, untuk sikap, pikiran, & tindakanmu yang mulia?

Bila yang kau nantikan adalah hadiah bagi pemuliaan dirimu, maka itu sama sekali bukanlah kegelisahan yang mengerdilkan, tetapi tarian kegembiraan hatimu.

Bila engkau belum memuliakan dirimu sendiri, maka kegelisahanmu adalah ronta dari keinginan hatimu untuk membayar penundaan & pengabain dari yang seharusnya sudah kau lakukan.

Engkau adalah jiwa yang dilahirkan mulia, maka semua kegelisahanmu adalah upaya hatimu untuk mengembalikan kemuliaan yang tidak menjadi bakat kelahiranmu.

Maka bertindaklah.

Jangan engkau membatasi kebaikan yang akan kau lakukan , hanya karena kemungkinan kegagalan, karena dengannya engkau seprti berupaya membatalkan sifat Tuhanmu Yang Maha Melindungi, bagi kerugianmu sendiri.

Itu sababnya kau diperintahkan untuk membaca semua tanda, baik tanda yang akan memuliakanmu, yang akan menggagalkanmu, & tanda bagimu untuk membuka lagi dengan lebih berfikir.

Engkau hanya boleh membatasi yang akan kau lakukan bila ia belum jujur, tidak adil, & tidak memuliakan.

Janganlah jadikan kemungkinan kecewamu sebagai penghambat kerjamu.

Alam menciptakanmu kuat,...kuat sekali, tetapi alam tidak menciptakanmu cukup kuat untuk secara sekaligus menggembalakan penyesalan2 masa lalumu, penyesalan tugas2-mu hari ini, & membesarkan ke khawatiran2-mu dimasa depan.

Itu sebabnya alam memberimu kecerdasan untuk mendahulukan yang seharusnya kau dahulukan, & meninggalkan yang seharusnya kau tinggalkan.

Hanya dengannya kau akan disebut bijak, karena kebijakan adalah kecerdasan dalam mengutamakan yang baik.

Engkau berhak untuk bergembira, engkau berwenang untuk merajut kegembiraanmu menjadi permadani kebahagiaanmu.

Janganlah kau gunakan kegelisahan yang maya itu untuk menggantikan hak nyatamu untuk berbahagia.

Janganlah engkau membatalkan yang mungkin bagimu dengan kegemaranmu mendahulukan ke khawatiran tentang yang hanya akan terjadi bila kau menghindari kebijakan.

Janganlah engkau bertahan didalam bayangan & mengeluhkan kurangnya cahaya diatas kepalamu.

Bangunlah, & melangkahlah keluar & temuilah cahaya dari pengertian2 baik yang telah mencerahkan saudara2-mu bahkan jauh sebelum kelahiranmu.

Majulah & perbaikilah sudut pandangmu, agar lebih mungkin bagimu untuk melihat masa depan yang lebih cerah.

Berdamailah dengan keadaanmu , karena apapun keadaanmu sekarang adalah keadaan dari mana engkau akan mencapai semua kecemerlanganmu.

Engkau akan membatalkan perjalananmu, mendaki tempat2 yang naik, bila engkau menolak menggunakan tanah yang rendah sebagai pijakan awalmu.

Pencerahan adalah penerimaan yang ikhlas tentang yang benar.

Bila engkau tidak manamukan jalan keluar dalam kegelisahanmu, maka berpalinglah engkau kepada pengartian yang benar; karena pencerahanmu adalah penerimaanmu yang ikhlas tentang yang benar.

Dan bila engkau telah ikhlas dengan yang benar, engkau akan mampu mendengar kehaningan dalam kebisingan, & engkau akan melihat sinar dalam kegalapan.

**************************************


Bila cintamu kepada kemuliaan membuatmu bingung & bertanya apakah engkau akan di temukan, & apakah akan di cari.

Dengarkanlah ini.......

Engkau yang meninggikan akan ditinggikan, engkau yang membesarkan akan di besarkan.
Maka bila engkau menemukan bagi saudaramu yang sulit mencari, engkau akan dicari.
Bila Tuhanmu adalah keyakinanmu, maka Tuhanmu adalah dasar dari semua keyakinanmu.

Ini akan ku katakan padamu agar engkau mengingat bahwa keraguanmu tidak boleh mendekati pelemahan keyakinanmu kepada Beliau.

Demikian besarkah kesusahanmu sehingga engkau mengecilkan nilai Tuhanmu bagimu?

Tuhanmu Yang Maha Pengasih, menunggumu agar engkau datang bermanja2 kepada-Nya, meminta maaf karena keraguanmu, mengembalikan kesadaranmu kedalam Kasih Sayang Yang Maha Pengasih.

Tuhanmu ingin mendengarmu berjanji lagi dengan meminjam kesungguhan dari janjimu yang terakhir, bahkan ebgkau tidak akan lupa lagi, bahwa apapun yang terjadi adalah untuk ke baikanmu.

Mintalah dengan penuh harap agar menambah keyakinanmu & tetaplah untuk mencintai-Nya dengan naik & turun hatimu, karena engkau sedang belajar untuk selalu memperberui Imanmu.

Katakanlah bahwa engkau telah mengerti bahwa semua upaya & hasilmu tidak penting bila dalam pencapaiannya engkau menjauh dari-Nya.

Berjanjilah kepada Tuhanmu, bahwa dalam keraguanmu yang akan datang, engkau akan menjaga dirimu, bermanja2 dekat dengan-Nya; karena engkau tau bahwa bila Tuhanmu berkenan tidak tidak ada yang tidak akan Tuhanmu berikan kepadamu, meskipun apapun, karea engkau adalah hambanya.

Bila Tuhanmu mengabulkan.......

Seberapa jauhpun perjalananmu, engkau akan sampai bila engkau dekat dengan-Nya.
Seberapa sulitpun pencarianmu, engkau akan menemukan bila engkau mencari.
Seberapa jauhpun engkau hilang, engkau akan dicari & ditemukan bila engkau mencarikan jalan bagi saudaramu yang kehilangan jalan.

Maka bila kegelisahan datang lagi kepadamu, sambutlah ia dengan penghormatan kepada tamu yang membutuhkan pengertian baik.

Sesungguhnya, kegelisahanmu hanyalah kekuatanmu yang sedang kebingungan.
Maka, damaikanlah dirimu.......
Pulihkanlah jiwamu kepada keindahan aslimu.
Keindahan jiwamu adalah sumber dari semua kakuatanmu.

Sudah Baca Artikel Dibawah ini?

0 komentar:

Related Posts with Thumbnails
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More